Suatu sore di wilayah Kramat Jati, seorang pengurus masjid duduk sendirian di saf depan. Namanya Pak Hadi. Sudah lebih dari 10 tahun beliau mengurus masjid kecil di lingkungan padat penduduk.

Hari itu, setelah sholat Ashar, beliau memperhatikan satu hal yang selama ini sering diabaikan.
Karpet masjidnya.
Warnanya sudah mulai pudar. Di beberapa bagian terasa tipis. Bahkan ada sudut yang sedikit terlipat karena sudah tidak rata. Mungkin bagi sebagian orang, itu hal kecil. Tapi bagi Pak Hadi, itu mengganggu.
Karena beliau tahu…
setiap hari ada puluhan orang yang bersujud di atas karpet itu.